Hari Senin

Libur Museum

Untuk Bersih-bersih

Hari Sanayan[1] atau Senin merupakan hari Libur bagi Museum walaupun begitu kami para pegawai museum tetaplah masuk kerja. Hari libur kami sama dengan pegawai kantor lain yakni hari Sabtu dan Ahad, hanya saja masing-masing kami telah diberi jatah piket jaga dan memandu para pelancong untuk akhir pekan.

Pada hari Senin kegiatan pelancongan di Museum memang tidak ada, akan tetapi  kegiatan lain tetap juga jalan. Kegiatan tersebut seperti kegiatan administrasi, preparasi, konservsi, penelitian, dan berbagai kegiatan lainnya.

Karena pada hari Senin ini satu-satunya hari dimana museum lengang tak boleh dikunjungi maka merupakan kesempatan bagi kami untuk melakukan bersih-bersih atau perbaikan terhadap ruang pameran museum. Kebijakan kantor ialah dengan mengadakan gotongroyong bagi seluruh staf pada hari senin ini.

Telah beberapa kali kegiatan ini diadakan, dan telah banyak perubahan dan manfaat yang kami rasakan. Terlepas dari penghargaan yang belum tentu kami peroleh dari para pengunjung. Namun setidaknya kegiatan yang kami lakukan ini merupakan wujud rasa kasih dan cinta kami kepada museum tempat kami bekerja. Pabila kami bandingkan dengan museum lain yang ada di Sumatera Barat maka kami tidak berkecil hati. Beberapa museum di Sumatera Barat bahkan ada yang tidak terawat, atau tidak pandai dalam menta koleksi. Memang rasa syukur akan terbesit di hati pabila kita sering melihat ke bawah akan tetapi jika kepala kita selalu menengadah ke atas maka rasa pesemis dan rendah dirilah yang muncul.

Pada hari Senin tanggal 26 Maret kali ini kami kembali melakukan bersih-bersih. Walau tidak diikuti oleh staf, namun bersih-bersih ini tetap kami lakukan dengan segenap kemampuan yang ada, tentunya juga dengan segala keterbatasan yang ada pula. Berbeda dengan bersih-bersih pada hari Senin sebelumnya, untuk Senin kali ini kami juga melakukan bersih-bersih di ruangan Iptek Center yang menempati bekas gudang padi pada masa Kolonial Belanda.

Bersih-bersih dibagi pada dua tahap, tahap pertama yakni pagi kamu mulai dengan membersihkan ruang pameran utama. Kegiatan kami berlangsung hingga menjelang istirahat tengah hari (siang). Selepas istirahat tengah hari kami melanjutkan dengan membersihkan ruangan Iptek Center. Sarang laba-laba merupakan musuh utama kami dalam kegiatan ini, hingga kini belum ditemukan teknologi yang mumpuni dalam mencegah laba-laba membuat sarangnya (^_^).


[1] Sanayan merupakan sebutan yang lazim pada masyarakat tradisional Minangkabau dalam menyebut hari Senin. Berasal dari bahasa Arab Itsnin atau itsnayan. Begitu juga dalam menyebut hari Rabu yakni raba’a, yang juga berasal dari bahasa Arab yakni Arba’a.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s