Sawahlunto & The People

Penenun Silungkang
Foto: Koleksi MGR

Nagari Silungkang di Kota Sawahlunto dikenal sebagai nagari asal penghasil Songket berkualitas di Minangkabau. Songket merupakan salah satu kain kebesaran yang acap kali dipakai pada berbagai upacara adat.

Menenun merupakan kepandaian dasar para perempuan Silungkang. Hasil kepandaian mereka telah banyak dibawa oleh para pelancong ke berbagai negeri sebagai oleh-oleh.

Meneer en Mevrouw
Foto: Koleksi MGR

Beginilah kira-kira pakaian para tuan-tuan dan nyonya-nyonya Belanda masa dahulu.

Para staf pada Bidang Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman diwajibkan untuk memakai pakaian ini selama menjaga objek. Pakaian meneer & mevrow ini merupakan pakaian khusus untuk petugas di Museum Goedang Ransoem.

Tertungkut di Kelok “S”
Foto: Koleksi MGR

Tertungkut (tatungkuik, tajilapak)  merupakan sebutan lain dalam Bahasa Minangkabau untuk terjatuh. Salah seorang  peserta Tour de Singkarak asal Negara Iran yang tergabung dalam Tim Azad University terjatuh di kelok “S” Kota Sawalunto, ketika hendak mendahului mobil Polisi. Sepeda yang melaju dengan kencang rupanya tidak berhasil dikuasai pengendara sehingga mengakibatkan pengendaranya terjatuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s