HARPA TANPA DAWAI

Oleh :  NIZES MISE, A.Md

Harpa atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Harp merupakan jenis alat musik petik.  Bentuknya tinggi, umumnya berwarna emas, dan memiliki senar. Alat musik ini berbentuk segitiga, dengan senar-senar halus di bagian tengahnya. Sebuah harpa dapat dimainkan baik dengan tangan, ataupun dengan tangan dan kaki, seperti yang ditemui pada pedal harp.  Harpa merupakan salah satu instrument yang tertua, dan konon telah digunakan sejak zaman Mesir Kuno.

Sebuah Harpa dapat menciptakan sebuah dentingan yang sangat indah. Harpa memiliki berbagai jenis variasi bentuk, ukuran, dan berat. Namun kesemuanya itu tetap memiliki tiga bagian utama, yaitu: Papan suara (sound board), Leher(Neck) dan Senar (String).

harpaFoto: Internet
Harpa
Foto: Internet

Harpa merupakan salah satu jenis alat musik yang sama sekali asing bagi kita yang ada di Indonesia. Hanya sedikit orang Indonesia yang dapat menguasai permainan alat musik ini. Maka dari itulah di IPTEK Center Kota Sawahlunto disediakan alat musik Harpa, dengan tujuan untuk memperkenalkan sekaligus sebagai alat peraga untuk sains. Namun jenis Harpa yang ada di IPTEK Center bukanlah seperti yang terlihat pada gambar di atas. Melainkan Harpa Tak Berdawai.

Bagai mana pula dengan Harpa Tak Berdawai ini? Kalau tak ada dawai, bagaimana kiranya kita dapat memainkannya? Bukankah bunyi indah nan menggetarkan jiwa itu keluar dari petikan dawai harpa oleh sang seniman?

Bentuk dari Harpa Tak Berdawai ini masih seperti harpa biasa, namun anehnya tak ada satupun dawai yang terpasang pada bagian tengahnya, tapi ketika tangan  menyentuh bagian tengah yang seharusnya terpasang dawai, terdengarlah nada-nada suara khas alat musik harpa.

Kita tentunya heran, bagaimana hal ini dapat terjadi? Namun apabila diperhatikan dengan seksama, maka kami yakin para pengunjung akan segera faham.

Harpa Tanpa Dawai<br />
Foto: Dok. MGR
Harpa Tanpa Dawai
Foto: Dok. MGR

Penyebabnya ialah sensor cahaya Infra Merah  yang difungsikan sebagai suatu saklar otomatis yang dirangkai dengan sebuah relay, merupakan piranti saklar otomatis infra merah yang di  koneksikan ke alat musik organ/elektone. Sehingga seseorang dapat memainkan rangkaian nada-nada tanpa harus menyentuh organ/electone (seolah bermain harpa tanpa dawai).

Sensor infra merah inilah yang menangkap sentuhan dari jari-jari kita. Koneksi ke  alat musik organ atau elektone menyebabkan nada-nada indah mulai melantun.

Cahaya infra merah ini juga di gunakan pada peralatan lain seperti remote, pintu otomatis, kran otomatis, alarm pencuri, alat untuk satuan panjang ,pintu otomatis dll.

Namun alangkah lebih baiknya jika kita langsung mencobanya. IPTEK Center telah menyediakan alatnya, dan para pengunjung tinggal mempraktekkan. Mengasyikkan serta menimbulkan rasa ingin tahu. Pemandu kami di IPTEK Center selalu sedia untuk menjelaskan makna dari alat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s