ASAL USUL NAMA SILUNGKANG

Peta Nagari SilungkangSumber: Zulfikar Chaniago

Peta Nagari Silungkang
Sumber: Zulfikar Chaniago

Oleh : Yuristya Mega, SS

Silungkang, Mendengar namanya saja, kita langsung terbayang sebuah nagari[1] yang terdapat di Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Tapi taukah anda, bahwa ternyata Silungkang yang kita kenal sebagai salah satu pusat industri songket dan juga merupakan salah satu negeri tua di Kota Sawahlunto ini ternyata dahulunya bernama Talang Tului Batu Badegui. Negeri ini konon dikenal sebagai negeri dengan masyarakat yang cerdik dan pandai. Legenda kemenangan Minangkabau atas Kerajaan Majapahit melalui ’adu kerbau’ konon ceritanya merupakan sebuah ide cemerlang dari orang anak negeri ini.

Negeri ini diperkirakan didiami semenjak abad keenam sebelum masehi yang berarti sampai sekarang telah berumur lebih kurang 2500 tahun. Waktu itu penduduk yang bermukim di daerah ini belumlah berdiam di tempat yang sekarang, tetapi diatas bukit-bukit sekitarnya. Alamnya yang tandus berbukit cadas yang tidak memungkinkan masyarakatnya untuk bertani. Sehingga mata pencarian utama masyaratnya adalah berdagang, sehingga negeri ini juga dikenal sebagai negeri pedagang.

Terdapat beragam cerita mengenai asal usul negeri ini diberi nama Silungkang. Ada yang mengatakan bahwa Silungkang berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “lowongan batu yang tinggi”. Ada juga yang mengatakan bahwa di Silungkang memang ada lurah[2] yang bernama Lungkang. Lurah itu airnya mengalir melalui Surau Bingkuang dan bertemu dengan Batang[3] Lasi sebelum Lubuak Nan Godang, dan dari nama lurah Lungkang inilah nama Silungkang berasal. Tetapi ada pula yang memperkirakan bahwa nama Silungkang itu berasal dari nama Sawah Lungkang.

Batang Lasi yang mengalir melalui Nagari SilunkangFoto: Koleksi MGR

Batang Lasi yang mengalir melalui Nagari Silunkang
Foto: Koleksi MGR

Lain pula halnya dengan buku Mambangkik Tareh Tarandam. Nama Lungkang itu dikaitkannya dengan legenda Adu Kerbau. “Lungkang” itulah nasehat yang diberikan tiga orang pemimpin-pemimpin bersaudara, yang bernama; Nan Tuo, Nan Tongah dan Nan Ketek. Oleh Nan Tuo dikatakan yang dimaksud dengan Lungkang ialah “Lawan yang besar ialah yang kecil, lawan yang panjang ialah yang singkat, lawan jantan ialah betina”. Kemudian, keterangan Nan Tuo itu diperkuat oleh Nan Tongah dengan kata-kata : “Itu sebenarnya. Sebab di alam ini terjadi segala dua. Cobalah berguru ke alam Lungkang”. Kemudian Nan Ketek memperkuat pula keterangan Nan Tuo dan Nan Tongah, dan dari nasehat

Lungkang inilah asal muasal nama Silungkang.

Begitu beragamnya pendapat mengenai asal usul nama Silungkang, sehingga sampai saat ini asal nama Silungkang dan sejak kapan nagari ini memakai nama Silungkang masih dipertanyakan karena belum ada yang secara pasti dapat menjawabnya dan memang belum pernah ada dilakukan penelitian secara komprehensif. Diharapkan dengan adanya tulisan ini, bisa membangkitkan semangat para generasi muda untuk menggali sejarah dan asal usul nama Silungkang.

Sumber :

–          Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

–          Bulletin Silungkang, No. 003/BSM/MAR/1999

–          Munir Taher, Nama Silungkang, 16 Mei 2007


[1] Nagari merupakan unit pemerintahan terkecil di Sumatera Barat. Sering disamakan dengan Desa di Jawa. Namun sesungguhnya ke dua bentuk pemerintahan ini tidaklah sama.

[2] Lurah, dalam pemahaman orang Minangkabau dan Melayu pada umumnya sering disandingkan dengan kata bukit. Maksud dari penyandingan tersebut ialah untuk menunjukkan makna sebaliknya. Sama dengan panas-dingin, atau siang dan malam. Lurah adalah tempat yang rendah, dapat juga berarti parit. Jika kita menuruni bukit maka pada bahasa orang dahulu sering juga disebut dengan menuruni lurah.

[3] Batang merupakan nama untuk Sungai di Minangkabau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s