MEMAKNAI ULANG TAHUN KOTA SAWAHLUNTO YANG KE 124

Oleh: Rika Cherish ST, M.Sc

Salah seorang pelancing asing sedang berdiri menatap Kawasan Kota Lama Sawahlunto.

Salah seorang pelancong asing sedang berdiri menatap Kawasan Kota Lama Sawahlunto.

Semenjak awal di canangkannya Visi Misi Kota Sawahlunto oleh Pemerintah Kota Sawahlunto pada awal tahun 2002, sebuah perjalanan yang cukup panjang telah dilalui selama lebih kurang 10 tahun oleh kepemerintahan Ir H Amran Nur. Beliau telah berhasil meneruskan program yang telah dikukuhkan oleh DPRD Kota Sawahlunto sehingga perjalanan yang cukup panjang tersebut telah berhasil membawa Kota Sawahlunto lebih maju dari pada sebelumnya.

Program yang sangat jelas tampak di mata saat ini adalah keberhasilan Pemerintah dalam mengelola Kota Pusaka yang berlandaskan kepada warisan pertambangan batubara Kolonial Belanda.

Diawali dengan  program revitalisasi dan konservasi beberapa bangunan termasuk infrastruktur kota dalam masa yang cukup singkat, yaitu dalam 5 tahun, sebuah Tim Perencanaan Pembangunan Kota Sawahlunto  yang di SK kan oleh Walikota Sawahlunto telah melakukan perencanaan revitalisasai dan konservasi Kota Pusaka, bahkan tidak tangung-tanggung Pemerintah juga membentuk sebuah Unit Pelaksana Teknis Daerah khusus untuk Perencanaan bangunan Bersejarah dan Permuseuman sebagai bentuk konsistensi pemerintah didalam pengelolaan Kota Pusaka Sawahlunto dengan cukup baik dan terarah. Hasil kerja keras semua tim yang selalu mendukung kebijakan Pemerintah didalam pengelolaan Kota Pusaka yang berlandaskan kepada UU Cagar Budaya no 5 tahun 1992 tersebut, telah menghantarkan  Bapak Walikota menjadi Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia pada tahun 2009 yang mana beranggotakan lebih kurang 40 Kepala Daerah se-Indonesia.

Tidak hanya itu, Bahwa Bapak Amran Nur selaku Walikota bahkan sebagai seorang Tokoh juga telah banyak mendapat penghargaan dibidang-bidang lain sebagai bukti dari kerja keras selama 5 tahun pertama Kepemimpinan Beliau.

Untuk saat ini Pengelolaan Kota Pusaka telah menjadi program Nasional melalui Kementrian Pekerjaan Umum Dirjen Tata Ruang, telah dicanangkan juga Program P3KP yang mana pada saat pertemuan yang ke 3 di Solo, Sawahlunto di persilahkan untuk mempresentasikan hasil Proposal yang telah dibuat bersama dengan Kota Semarang dan Kota Banjarmasin.

Hal ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Kota Pusaka di Sawahlunto telah lebih maju dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Kita patut bersyukur bahwasannya seluruh kerja keras ini adalah karunia dan rahmat Allah Ta’ala kepada kita semua, karena tanpa petunjuk dan Ilham yang diberikan Nya kita tidak akan mampu berpikir untuk kemaslahatan ummat. Dan salah satu firman Allah,” Kalian Kami kirim sebagai Khalifah dimuka bumi”, sehingga kita harus menjaga amanah ini untuk tidak di sia-siakan.

Pekerjaan rumah yang semakin banyak untuk kepemimpinan Sawahlunto di tahun 2013 mendatang akan menjadi perjuangan yang cukup berat, namun apabila didukung dengan rasa tangung jawab dan amanah kepada masyarakat yang tinggi, insya Allah semuanya bisa dijalankan dengan lebih baik, semoga Sawahlunto dimasa depan akan lebih maju dan lebih berdenyut lagi menyongsong masa depan yang gemilang.

*Penulis selaku Arsitek pencinta bangunan lama sebagai tim leader pada tim percepatan tersebut, yang juga telah terlibat sebagai Direktur Eksekutif Badan Warisan Sumatera Barat (WSHT) semenjak tahun 1999

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s