Mari Berkunjung ke Museum

Oleh: Sevly Eka Putri, S.ST.Par

Suasana Kawasan Museum Goedang Ransoem dikala Petang. Sumber Foto: Koleksi MGR

Suasana Kawasan Museum Goedang Ransoem dikala Petang.
Sumber Foto: Koleksi MGR

Kalau anda mendengar ajakan seperti itu, apa yang anda rasakan? Bersemangat atau malah sebaliknya?

Di luar negeri, museum adalah tempat wisata favorit. Pengunjungnya ramai dari kalangan manapun dan usia berapapun. Sementara itu di Indonesia museum masih dianggap sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah yang penuh debu dan membosankan, tidak populer untuk tempat wisata ataupun media pembelajaran suatu hal.

Museum lebih sering dikunjungi oleh rombongan anak sekolah dan pada saat-saat tertentu saja. Hal tersebut mungkin bisa disebabkan karena museum itu sendiri belum mampu memberikan apa yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia atau bisa juga dikarenakan budaya masyarakat Indonesia yang masih belum terlalu peduli dengan sejarah.

Namun dewasa ini, masyarakat Indonesia sudah mulai menyadari arti museum sesungguhnya yaitu sebagai tempat memamerkan dan mempelajari berbagai hal sesuai dengan benda yang dipamerkan di museum tersebut. Museum bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan. Selain itu, saat inipun museum sudah mulai menggalakkan gerakan Cinta Museum dengan mengadakan berbagai acara yang menarik dan bermanfaat.

Dua orang turis berpose di mulut Lobang Tambang Mbah Soero. Sumber Foto: Koleksi MGR

Dua orang turis berpose di mulut Lobang Tambang Mbah Soero.
Sumber Foto: Koleksi MGR

Ada sebuah ungkapan yang berbunyi “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya.” Bila direnungkan, tidaklah salah ungkapan tersebut karena sejarah adalah peristiwa yang telah terjadi di masa lalu dan masa kini tidak pernah lepas dari masa lalu.

Apa yang telah terjadi di masa lalu pasti akan berpengaruh pada masa kini. Contohnya saja dengan ditemukannya batubara di tengah-tengah Bukit Barisan pada masa pemerintahan Kolonial Belanda. Maka saat ini kita bisa melihat dan mengunjungi sebuah kota bernama Sawahlunto di Sumatera Barat.

Museum Goedang Ransoem memiliki koleksi alat-alat memasak ukuran raksasa yang dipergunakan untuk memasak makanan bagi pekerja tambang dan pasien rumah sakit.

Museum Kereta Api memiliki koleksi benda-benda yang berkaitan dengan perkeretaapian yang dulu menjadi alat transportasi pengangkutan batubara keluar dari Sawahlunto.

Galeri pada Museum Kereta Api Sumber Foto: Koleksi MGR

Galeri pada Museum Kereta Api
Sumber Foto: Koleksi MGR

Lubang Tambang Mbah Soero dan Galery Foto Info Box mengukuhkan Sawahlunto sebagai kota wisata tambang.  Tiket masuk ketiga objek wisata tersebut tidaklah mahal, apalagi bila dibandingkan dengan manfaat dan ilmu yang didapat.

Saat ini pengunjung ketiga museum ini sudah datang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari negara lain. Jumlah kunjungan setiap tahunnya selalu meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa museum sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia sebagai salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi.

Daftar Pustaka

Buku:

Akbar, Ali. Museum di Indonesia: Kendala dan Harapan. Papas Sinar Sinanti: Jakarta, 2010.

Laporan penelitian dan Riset Sejarah Benda, “ Dari Dapur Umum 1918 Hingga Museum Goedang Ransoem 2005”. Kerja sama Pemerintah Kota Sawahlunto C.Q UPT. Peninggalan Bersejarah Kantor Pariwisata dengan Pusat Studi Humaniora Universitas Andalas Padang, 2006.

Internet:

http://dutamuseumindonesia.blogspot.com/2012/11/ayo-ke-museum-by-dedi-asmara-duta.html

Satu pemikiran pada “Mari Berkunjung ke Museum

  1. Ping balik: Terkenang akan.. | Catatan St.Nagari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s