Mountain Bike: Wisata Minat Khusus yang Memacu Adrenalin

Oleh: Sevly Eka Putri, S.ST.Par

Salah seorang pesepeda sedang beristirahat kepenatan. Foto: padangmedia.com

Salah seorang pesepeda sedang beristirahat kepenatan.
Foto: padangmedia.com

Dalam dunia pariwisata, salah satu komponennya adalah wisatawan. Menurut UU No. 10 tahun 2010 tentang Pariwisata, wisatawan adalah orang yang melakukan wisata. Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara. Salah satu jenis wisatawan adalah wisatawan minat khusus, yang mana mereka adalah tipe wisatawan yang melakukan kegiatan wisata berdasarkan minat atau hobi mereka.

Salah satu contoh wisata minat khusus ini adalah acara Tour de Singkarak. Tour de Singkarak adalah sebuah perhelatan besar lomba balap sepeda yang dilakukan di Propinsi Sumatera Barat. Sumatera Barat memang memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Bentuk topografinya yang penuh perbukitan dan lembah, jalanannya yang berkelok-kelok sungguh sangat memanjakan mata dan menentramkan hati yang memandangnya dan tentunya juga memacu adrenalin.

Kota Sawahlunto merupakan salah satu kota penyelenggara Tour de Singkarak. Alam Sawahlunto masih sangat alami, hamparan pemandangan hijau, jalanan yang penuh pendakian dan penurunan sangat memacu adrenalin para pembalap sepeda tersebut. Namun selain balap sepeda, Kota Sawahlunto juga cocok untuk mereka yang menyukai olahraga sepeda gunung atau biasa disebut mountain bike.  Track atau jalur balap sepeda sangat berbeda dengan mountain bike, sehingga membutuhkan sepeda yang berbeda pula.

Pada awal tahun 2013 ini, Kota Sawahlunto telah menyelenggarakan acara bernama Sawahlunto Mountain Bike Adventure 2. Diakui oleh para peserta, jalur di Kota Sawahlunto ini merupakan jalur paling ganas yang pernah diadakan di Sumatera Barat. Lebih dari setengah peserta akhirnya harus menyerah dan memilih keluar melalui jalur evakuasi.

Salah satu Club Sepeda Sawahlunto yang sedang adventure. Foto: Syukri, Ssn.

Salah satu Club Sepeda Sawahlunto yang sedang adventure.
Foto: Syukri, Ssn.

Sebenarnya untuk menikmati wisata mountain bike di Kota Sawahlunto, tidak harus menunggu dulu diadakannya acara seperti Sawahlunto Mountain Bike Adventure tersebut. Melalui komunitas Sawahlunto Bike Adventure, anda bisa menikmati wisata mountain bike ini kapan saja anda mau.  Hingga saat ini Sawahlunto Bike Adventure sudah memiliki anggota sekitar 35 orang. Bila anda ingin wisata mountain bike bersama komunitas ini, atau komunitas anda ingin mencoba track di Sawahlunto, anda bisa menghubungi komunitas Sawahlunto Bike Adventure ini melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sawahlunto.

Ada 3 jalur yang saat ini ditawarkan, mulai dari yang ringan hingga yang ekstrim. Semua jalur ini mempunyai titik start yang sama, yaitu di Lapangan Segitiga yang merupakan landmark Kota Sawahlunto. Ketiga jalur tersebut adalah Lapangan Segitiga-Kayu Gadang-Desa Wisata Rantih. Kedua ialah Lapangan Segitiga-Santur-Taman Satwa Kandi, dan ketiga ialah Lapangan Segitiga-Puncak Polan-Water Boom.

Dari ketiga jalur tersebut, jalur paling ringan adalah jalur melalui santur menuju Taman Satwa Kandi, mungkin yang sulit dari jalur ini hanya pendakian panjang menjelang simpang santur. Sementara itu, jalur paling panjang dan ekstrim adalah yang melalui Puncak Polan, namun semua itu akan terbayar karena pemandangan alam yang disajikan pun sangat indah. Jadi, bagi anda penyuka wisata mountain bike ini, tunggu apalagi? Segera pacu adrenalin anda!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s