Komunitas Sepeda “Kareta Angin “ Onthel Sawahlunto

Para Pecandu Kereta Unto di Sawahlunto Foto: Syukri, Ssn.

Para Pecandu Kereta Unto di Sawahlunto
Foto: Syukri, Ssn.

oleh: Syukri, SSn

Sekilas tentang onthel

Komunitas adalah sebuah kelompok sosial yang memiliki hobi atau ketertarikan dan mempunyai tujuan yang sama. Hal inilah yang mendasari lahirnya sebuah kelompok penggemar sepeda tua di Kota Sawahlunto. Sepeda ini biasa disebut sepeda onthel atau sepeda unta[1] yang sangat populer sebagai alat transportasi pada jaman Hindia Belanda hingga masa-masa akhir abad-20 dan awal abad-21. Sekitar tahun 1970-an keberadaan sepeda onthel mulai tergeser dengan adanya perkembangan teknologi sepeda baru dengan munculnya sepeda-sepeda jenis baru. Seperti sepeda kumbang dan sepeda mini. Pada awalnya sepeda onthel banyak digunakan oleh masyarakat perkotaan kemudian beralih ke masyarakat pedesaan.

Secara perlahan di awal tahun 1970-an pemakaian sepeda onthel mulai beralih dari masyarakat perkotaan ke masyarakat pedesaan, namun karna kelangkaan spare part dan umur sepeda onthel yang semakin tua, akhirnya sepeda onthel menjadi barang antik dan mulai diburu kembali oleh berbagai kalangan pada awal tahun 2000.

Komunitas Onthel Sawahlunto

Bermula dari gowes[2] beberapa orang setiap sore berkeliling Kota Tua Sawahlunto dengan mengendarai sepeda tua atau sepeda onta dan berakhir di Lapangan Segitiga yang merupakan alun-alun kota. Kemudian atas dasar itulah maka timbu keinginan untuk membuat suatu wadah perkumpulan sesama penggemar sepeda tua yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan sharing berbagai permasalahan seputar sepeda tua. Serta juga mengajak masyarakat yang masih memiliki sepeda onta untuk ikut bergabung.

Saat ini anggota komunitas sepeda onta yang diberi nama “Kereta Angin[3] Sawahlunto”. Hingga kini baru sekitar 20 orang yang aktif, mereka berkumpul setiap hari Sabtu dan Minggu di alun-alun kota. Kegiatan mereka ialah gowes keliling kota, diskusi, dan juga melakukan service sepeda bersama karena tidak semua anggota mengerti dan memahami ilmu perbengkelan sepeda.

Komunitas Kereta Angin Sawahlunto ini juga pernah beberapa kali turut berpartisipasi dalam menyukseskan berbagai event di Kota Sawahlunto diantarannya Perayaan Grebek Soero, Peringatan Hari Jadi Kota Sawahlunto, pelaksanaan Kirab 1000 Apem dan lainnya. Hadirnya komunitas sepeda onthel di Kota Sawahlunto ini turut menyukseskan Visi dan Misi Kota Sawahlunto sebagai Kota Wisata Tambang yang Berbudaya.


[1] Masyarakat Minangkabau mengenal sepeda ini dengan sebutan “Kareta Unto”. Berasal dari dua kata yakni Kareta yang dalam hal ini bermakna sepeda. Kemudian unto yang berarti onta (min: unta, binatang unta). Belum didapat penjelasan yang pasti perihal kenapa sepeda ini sampai dinamakan dengan Kareta Unto oleh orang Minangkabau.

[2] Gowes merupakan jenis kata baru yang sebelumnya tidak terdapat dalam perbendaharaan kata Bahasa Indonesia. Merupakan sejenis kata gaul (Bahasa anak muda Jakarta) yang dipopulerkan oleh dua orang pembawa acara sebuah Talk Show yang merupakan salah satu program acara pada stasiun televisi swasta di Indonesia. Terdapat beragam arti untuk kata ini, pertama berasal dari kata dalam Bahasa Inggris yakni go  dan west yang artinya ialah pergi ke barat. Kedua, berasal dari perkataan dalam Bahasa Jawa yaitu: genjot ora genjot wis teles yang artinya ialah dikayuh atau tidak dikayuh badannya basah. Ketiga, adapula yang berpendapat bahwa arti kata gowes ialah mengayuh sepeda. (diolah dari: http://hpf-world.blogspot.com/2011/11/present-version-dari-mana-asal-kata.html)

[3] Selain mengenal Sepeda Onthel dengan sebutan Kareta Unto juga dikenal sebutan lain yakni Kareta Angin. Perbedaannya ialah sebutan Kareta Angin mencakupi seluruh jenis sepeda, termasuk Sepeda Kumbang, Sepeda Mini, Sepeda Gunung, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s