Sejarah & Identitas

hujan dan angin kencang Gambar: Diambil di depan Museum Kereta Api Sawahlunto

hujan dan angin kencang
Gambar: Diambil di depan Museum Kereta Api Sawahlunto

Masih terdapat beberapa orang pada masa sekarang yang bertanya “Apa gunanya sejarah..? Manfaat teknisnya apa..?”

Suatu pertanyaan yang mengejutkan bagi beberapa kalangan, terutama sejarawan dan peminat sejarah. Guna sejarah memang tidak terasa langsung, seperti kegunaan dari beberapa disiplin ilmu yang memberikan dampak langsung dan dapat dirasakan segera oleh orang banyak. Sesungguhnya sejarah ialah sebuah ilmu yang patut dijadikan mata pelajaran pokok di sekolah-sekolah. Karena ketiadaan belajar sejarahlah makanya bangsa ini mengalami krisis indentitas.

Sejarah mengajarkan kita dalam memahami diri, keluarga, lingkungan, orang lain, dan bangsa. Melalui sejarahlah karakter bangsa dibangun dan diperkuat. Tanpa sejarah, maka sesosok pribadi menjadi orang yang tanpa identitas. Tenggelam dalam arus perubahan zaman yang sangat gencar. Sejarah bagi mereka ialah benda-benda tua, tradisi atau kebiasaan masa lalu yang dikerjakan oleh orang tua dan nenek-buyut mereka. Bagi mereka, sejarah tidak memberikan manfaat sama sekali.

Tentunya tidak dapat disalahkan, karena begitulah yang terjadi pada masa sekarang. Butuh waktu dan tenaga untuk menggugah hati mereka yang telah hanyut dalam arus globalisasi. Untuk itulah gunanya museum, salah satu fungsi museum ialah sebagai media pendidikan bagi khalayak.

Manfaat teknis sejarah juga tidak terasa langsung. Tidak seperti disiplin ilmu lain tentunya, manfaatnya akan terasa pada pribadi dan inipun tak dapat dikukur. Kalau kita menggunakan sudut pandang matrelialisme maka akan payahlah membuktikannya. Karena dampak langsung memang tidak terasa, tidak dapat dilihat pada pandangan mata, tidak dapat diukur melalui timbangan apapun, terutama timbangan materi.

Manfaat sejarah akan terasa kepada pembentukan watak dan kepribadian suatu kelompok masyarakat ataupun bangsa. Sekelompok masyarakat dapat menunjukkan eksistensinya dengan memperlihatkan kekhasan diri dan daerah mereka. Salah satu kekhasan yang tidak dimiliki oleh orang lain ataupun kelompok masyarakat lain ialah sejarah. Karena perjalanan hidup masing-masing kita sesungguhnya berbeda-beda.

Sawahlunto sebagai Kota Tambang hanya dimiliki oleh Sawahlunto. Kalaupun ada kota lain atau daerah lain yang juga sama-sama menjadi daerah tambang pada masa dahulunya, namun tidak akan pernah sama dengan Sawahlunto. Dinamika kehidupan dan perkembangan yang terjadi dan dialami tiap daerah itu berbeda-beda. Sawahlunto sebagai Kota Tambang, sebagai Kota Wisata, atau sebagai salah satu daerah penghasil Kain Songket boleh sama dengan daerah lain. Namun kota ini memiliki kekhasan dari segi sejarah. Dan itulah yang menjadi penarik utama bagi setiap orang yang ingin berkunnjung ke kota ini. Karena mereka ingin melihat dan merasakan sesuatu yang berbeda dari daerah lain yang sama, sama pada tampilan fisik.

Sekali lagi sejarah menjadi faktor utama yang membedakan antara satu pribadi, kelompok masyarakat, ataupun bangsa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s