2016: Hadir Kembali…

Bismillahirrahmanirrahim,

blog pict

Kegiatan Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman tahun 2015

Setelah sekian lama vakum, Alhamdulillah, sawahluntomuseum.wordpress.com kembali aktif dan hadir untuk memberikan informasi mengenai usaha-usaha pengelolaan dan pelestarian warisan budaya yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman.

Tahun-tahun berjalan merupakan tahun berkegiatan. Tahun 2015, banyak event dan kegiatan yang dilaksanakan. Pencapaian tertinggi pada tahun tersebut adalah masuknya Kota Sawahlunto dalam daftar sementara (tentative list) warisan dunia dengan mengusung tema “Sawahlunto Old Coal Mining Town”. Untuk deskripsi bisa diakses melalui Sawahlunto Old Coal Mining Town.  Sudah menjadi tugas utama Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman untuk menjaga kelestarian warisan budaya yang ada di Sawahlunto, terutama di kawasan kota lama. Menjadikan Kota Sawahlunto sebagai salah satu warisan budaya yang diakui dunia (UNESCO) bertujuan untuk menjaga kelestarian warisan budaya yang terdapat di dalam kawasan kota sendiri. Di samping itu usaha tersebut juga sebagai pendukung visi Kota Sawahlunto menjadi Kota Wisata Tambang yang Berbudaya. Efek terbesar sudah tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat kota Sawahlunto.

Warisan budaya memiliki cakupan yang luas, pengelolaan warisan budaya tidak hanya terfokus pada benda berwujud (tangible), tetapi juga pada benda tidak berwujud (intangible) seperti seni, tradisi, upacara, dan lain sebagainya. Sebagai pelestarian warisan intangible, Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman juga melaksanakan kegiatan berupa perlombaan permainan anak nagari, pemberdayaan komunitas, olimpiade sejarah, dan ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan event budaya yang diselenggarakan di tingkat kota Sawahlunto.

Menjadi kota warisan budaya menjadi daya tarik bagi lembaga dan kelompok tertentu sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, hal ini terbukti dengan pelaksanaan Seminar Internasional dengan tema “Kota Pusaka Menuju Warisan Dunia” dan dilanjutkan dengan kegiatan Pansumnet 2015 Gathering, dimana tema yang diangkat adalah Industrial Heritage at Stake.

Museum sebagai sarana dan tempat untuk menyimpan dan memamerkan koleksi bersejarah, mendorong Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman untuk terus melakukan perawatan terhadap benda-benda warisan budaya. Pengadaan koleksi semakin ditingkatkan dengan cara mendatangkan koleksi utama pada masing-masing museum, salah satunya adalah menambahkan koleksi berupa ketel, perlakuan konservasi tentu menjadi sangat penting untuk semua koleksi sebagai bentuk perawatan berkala. termasuk konservasi beberapa bangunan dan situs , mengingat kawasan kota lama merupakan sebuah kawasan tempat terkumpulnya bangunan berikut situs cagar budaya.

Suatu usaha tentu tidak serta merta akan mendapatkan hasil yang sempurna, demikian juga usaha yang telah kami lakukan, masih banyak beberapa kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan bagi kami, Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman. Oleh sebab itu kami selalu membuka diri untuk menerima kritik dan saran yang membangun demi keberadaan dan pengelolaan warisan budaya yang ada di Kota Sawahlunto.

 

 

2 pemikiran pada “2016: Hadir Kembali…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s